Irjen Napoleon Bonaparte Mengaku Bukan Koruptor dan Diperalat Lewat Surat Terbuka Ini Respons Polri

TRIBUNBANTEN.COM - Irjen Napoleon Bonaparte mengungkapkan dirinya bukanlah seorang koruptor dan tengah diperalat oleh seseorang.
Hal tersebut disampaikan Irjen Napoleon Bonaparte melalui surat terbuka yang dibuatnya dari dalam Rutan Bareskrim Polri.
Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono menyampaikan kasus hukum yang tengah menjerat Irjen Napoleon masih dalam proses penyelesaian oleh penyidik Polri.
Baca juga: Kasus Penganiayaan Muhammad Kece, Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka, Termasuk Irjen Napoleon
"Itu masih proses (pengakuan surat terbuka Napoleon bukan koruptor), masih proses itu semua nanti penyidik yang akan menyelesaikan kasus ini," kata Rusdi kepada wartawan, Kamis (7/10/2021).
Di sisi lain, Rusdi menyampaikan Polri masih belum berencana untuk melakukan tes kejiwaan kepada Irjen Napoleon.
"Sejauh ini tidak ada (tes kejiwaan Irjen Napoleon)," tutupnya.
Sebagai informasi, terdakwa kasus dugaan suap penghapusan red notice Djoko Tjandra Irjen Pol Napoleon Bonaparte kembali membuat surat terbuka.
Kali ini, dia mengaku bukanlah koruptor.
Baca juga: Irjen Napoleon Bonaparte Libatkan Napi Eks FPI saat Aniaya Muhammad Kece di Rutan Bareskrim Polri
Kuasa hukum Irjen Napoleon, Ahmad Yani membenarkan adanya surat terbuka tersebut. Adapun surat terbuka tersebut bertujuan untuk merespons kasus terkini yang menjeratnya.
Berikut isi surat terbuka Napoleon:
0 Response to "Irjen Napoleon Bonaparte Mengaku Bukan Koruptor dan Diperalat Lewat Surat Terbuka Ini Respons Polri"
Post a Comment