PHRI Berau Akui Sejumlah Hotel dan Resto Hadus Bertahan Ditengah Pandemi

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG REDEB - PHRI Berau meminta pemerintah menentukan zona khusus terkait peraturan yang ditetapkan untuk pembatasan kegiatan pihaknya.
Ketua PHRI Berau, Yozzy mengakui jika status Level 4 terus diperpanjang tanpa batasan waktu, tentu saja akan sangat berpengaruh pada pihaknya.
Dia tidak berkomentar banyak terkait masalah hotel, tetapi untuk Restoran, dia mengakui pihaknya sudah kewalahan.
âRugi sekali tentunya. Saya rasa keputusan yang diberikan pemerintah tidak seharusnya diberlakukan di 13 Kecamatan,â jelasnya kepada Tribunkaltim.co, Minggu (25/7/2021).
Yozzy menjelaskan seharusnya Pemerintah memberikan aturan berbeda sesuai wilayah masing-masing. Misalkan kondisi di daerah Kecamatan Tanjung Redeb, akan berbeda di kondisi Kecamatan Gunung Tabur.
Begitu juga jika hanya diperbolehkan untuk take away, Yozzy berharap tidak ada pembatasan waktu yang singkat.
Menurut dia tutup di sekitar pukul 21.00 Wita, juga merugikan dan belum bisa memperoleh keuntungan.
âBiaya operasional untuk membuka per satu hari jadi lebih besar dibandingkan dengan keuntungan yang kami peroleh,â ungkapnya.
Menurut dia, Pemerintah masih terlalu abu-abu untuk memberikan batasan tertentuz sebab, di masing-masing kondisi berbeda sekali.
âSaya kira semua peraturan itu dipertimbangkan sesuai kondisi, daripada harus serentak dengan peraturan yang sama,â tegasnya.
0 Response to "PHRI Berau Akui Sejumlah Hotel dan Resto Hadus Bertahan Ditengah Pandemi"
Post a Comment